BRMP Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah melalui Rapat Koordinasi Teknis Pertanian
Jayawijaya, 4 Agustus 2026 – Loka Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Pegunungan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di wilayah Papua Pegunungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kepala BRMP Papua Pegunungan selaku Direktur Wilayah Papua Pegunungan pada Rapat Koordinasi Teknis yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Provinsi Papua Pegunungan di Kabupaten Jayawijaya pada 4 Agustus 2026.
Rapat koordinasi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026, menjadi forum strategis untuk menyelaraskan pelaksanaan program pembangunan pertanian yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Selain memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komitmen bersama dalam mendukung pembangunan pertanian yang terintegrasi di delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan bahwa Rakor diselenggarakan sebagai wadah koordinasi antardinas yang membidangi sektor pertanian dan perkebunan se-Papua Pegunungan. Melalui forum ini diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik, terbangun sinergi antarpemangku kepentingan, serta tercipta kesamaan langkah dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian hingga akhir tahun anggaran.
Rapat Koordinasi Teknis secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan yang mewakili Gubernur Papua Pegunungan. Pembukaan ditandai dengan prosesi pemukulan tifa bersama Direktur Wilayah Papua Pegunungan selaku Direktur Wilayah Papua Pegunungan, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Provinsi Papua Pegunungan, perwakilan Balai Pengujian Penerapan Instrumen Pertanian (BPLIP) Kelas I Jayapura, serta Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Provinsi Papua Pegunungan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen mendukung berbagai program pengembangan sektor pertanian, khususnya pada komoditas unggulan daerah yang meliputi tanaman pangan lokal, hortikultura, dan perkebunan. Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat sebagai upaya memperluas areal tanam padi guna meningkatkan ketersediaan pangan bagi masyarakat di delapan kabupaten di Papua Pegunungan. Seluruh program yang berasal dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat.
Memasuki sesi materi, Direktur Wilayah Papua Pegunungan memperkenalkan kelembagaan, tugas dan fungsi organisasi, serta perannya sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian yang mendukung penerapan modernisasi pertanian di wilayah Papua Pegunungan.
Pemaparan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan membangun pemahaman bersama dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten mengenai peran BRMP dalam mengakselerasi penerapan inovasi dan teknologi pertanian. Melalui kolaborasi yang semakin erat, pelaksanaan program pembangunan pertanian diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, serta mampu menjawab kebutuhan dan potensi spesifik setiap wilayah di Papua Pegunungan.
Keikutsertaan BRMP Papua Pegunungan dalam Rakor ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan transformasi sektor pertanian melalui penerapan inovasi, modernisasi pertanian, serta penguatan kapasitas sumber daya pertanian. Hasil koordinasi yang terbangun selama kegiatan diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan program pembangunan pertanian yang lebih efektif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kesejahteraan petani di Provinsi Papua Pegunungan.