Kopi Arabika Papua Pegunungan Tumbuh Optimal, BRMP Monitoring Perbenihan di Walesi
Wamena, 14 Juli 2026 – Loka Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Pegunungan terus memperkuat pengembangan komoditas unggulan daerah melalui pendampingan kegiatan perbenihan tanaman kopi arabika di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Okesa Jagara sebagai upaya mendukung penyediaan benih kopi berkualitas bagi pengembangan kopi di Papua Pegunungan.
Direktur Wilayah Papua Pegunungan bersama tim BRMP Papua Pegunungan melakukan peninjauan langsung ke lokasi persemaian sekaligus berdiskusi dengan petani mengenai perkembangan bibit dan teknik budidaya yang diterapkan. Pada saat kunjungan berlangsung, petani juga sedang melakukan penyulaman untuk mengganti bibit yang tidak tumbuh optimal sehingga populasi tanaman tetap terjaga.
Kegiatan perbenihan ini diawali dengan tanam pertama pada 27 April 2026 menggunakan sebanyak 1.300 bibit kopi arabika varietas V.3795. Saat ini seluruh bibit masih berada di persemaian dalam polybag dan direncanakan akan dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur sekitar 8–9 bulan.
Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan bibit menunjukkan kondisi yang baik. Hingga saat ini belum ditemukan serangan hama maupun penyakit pada tanaman. Keberhasilan tersebut didukung oleh lokasi persemaian yang berada pada ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga memiliki kondisi agroklimat yang sesuai untuk pengembangan kopi arabika.
Dalam proses pemeliharaan, petani menerapkan penyiraman dan penyiangan secara rutin. Tidak dilakukan pemupukan karena budidaya kopi di wilayah Papua Pegunungan umumnya menerapkan sistem pertanian organik yang telah menjadi praktik masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, Loka BRMP Papua Pegunungan terus mendorong penerapan teknologi budidaya yang adaptif dengan kondisi lokal serta memperkuat sinergi dengan petani dalam menghasilkan benih kopi yang sehat, berkualitas, dan siap mendukung pengembangan sentra kopi arabika Papua Pegunungan pada masa mendatang.