BRMP Papua Pegunungan Koordinasikan Rencana Bantuan Alat Penyiapan Lahan Ubi Jalar
Wamena, 8-9 Oktober 2026 - Tim BRMP Papua Pegunungan melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait rencana bantuan alat penyiapan lahan kebun ubi jalar dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian. Koordinasi dilaksanakan pada 8 Oktober 2026 bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, John Hendri Tetelepta, S.P., M.AP. beserta staf. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 9 Oktober 2026 bersama Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Provinsi Papua Pegunungan, Sem Kepno, S.Sos., M.Si. Koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan dukungan sarana pertanian bagi pengembangan ubi jalar di Papua Pegunungan.
Rencana bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan kebun rakyat dan pembukaan lahan pertanian, sejalan dengan potensi ubi jalar sebagai salah satu komoditas pangan penting bagi masyarakat Papua Pegunungan. Dukungan yang direncanakan berupa alat penyiapan lahan, meliputi peralatan pertanian manual dan mesin pemotong kayu untuk membantu proses pembukaan serta persiapan lahan kebun ubi jalar.
Dalam koordinasi tersebut, pembahasan diarahkan pada persiapan pelaksanaan bantuan, termasuk penentuan lokasi pengembangan kebun ubi jalar, identifikasi calon petani dan calon lokasi (CPCL) penerima bantuan, metode pengadaan, serta mekanisme penyaluran dan serah terima bantuan. Koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan sarana penyiapan lahan dapat diidentifikasi secara tepat dan rencana bantuan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan pengembangan pertanian di wilayah Papua Pegunungan.
Melalui koordinasi ini, BRMP Papua Pegunungan mendorong penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan komoditas ubi jalar berbasis potensi lokal. Rencana bantuan alat penyiapan lahan diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan secara lebih efektif serta mendukung pengembangan kebun rakyat. Hasil koordinasi selanjutnya menjadi bahan tindak lanjut bersama pihak terkait agar rencana bantuan dapat dipersiapkan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat tani di Provinsi Papua Pegunungan.